Showing posts with label HMP. Show all posts
Showing posts with label HMP. Show all posts

June 4, 2015

Dedicated to HMP Melesat

"Some Friends Come Into Your Life For A Reason Others Come Only For A Season"
-Robby Ray (Hannah Montana)- 

Masa perkuliahan di ITB tidak terlepas dari organisasi kemahasiswaan (atau biasa disebut Himpunan Mahasiswa). Dalam masa perkuliahan yang saya alami, masa saya menjadi Badan Pengurus himpunan merupakan satu titik yang membuat saya berubah drastis, baik secara pemikiran maupun secara sifat. Masa-masa itu indah untuk dikenang, namun sulit menyatakan ya ketika ditanya apakah mau mengulang kembali masa itu hahaha. 

Himpunan Mahasiswa Planologi Pangripta Loka ITB (biasa disebut HMP), pada masa itu dikepalai oleh Andika Eka Satria (15410082) memiliki tag line HMP Melesat (memaksimalkan seluruh elemen untuk aktualisasi). Badan Pengurus (BP) Melesat berjumlah 29 orang (24 orang angkatan 2010 dan 5 orang angkatan 2011) dengan berbeda-beda karakter. Ketika pertama kali bertemu, kami mungkin tidak saling mengenal satu sama lain sepenuhnya, bahkan ada yang baru berkenalan saat kumpul perdana. Pada awalnya kami mungkin tidak menyangka kalau menjadi BP bukanlah sesuatu hal yang sulit, tetapi seiring berjalannya waktu kami bertemu dengan hambatan serta kendala yang menghadang perjalanan kami.

Awal perjalanan kami dimulai dengan Rapat Anggota program kerja yang berlarut-larut hampir 2 bulan lamanya untuk menyelesaikan prosesnya. Kesulitan untuk meyakinkan warga hadir dalam rapat anggota menyebabkan kuorum sulit untuk tercapai, tetapi pada akhirnya Rapat Anggota pun berhasil diselesaikan pada bulan Mei. Setelah itu kami langsung dihadapkan dengan liburan dan juga Kerja Praktek, tapi semangat kami masih ada dengan melakukan kumpul Badan Pengurus setiap 2 minggu sekali di Bandung untuk membahas kondisi HMP dan progress program kerja. Walaupun terkadang kami sendiri yang suka ngaret yang akhirnya menyebabkan kumpul mundur, dan juga kumpul tidak bisa full kuorum karena terkendala yang Kerja Praktek di luar Jakarta-Bandung tidak dapat hadir. Tapi banyaknya acara yang dilakukan di saat liburan tidak banyak dihadiri oleh warganya, itu pun menjadi isu penting kami di kala itu. Internalisasi yang harusnya menjadi capaian pada fase awal kepengurusan menjadi tidak dapat tercapai dengan baik sesuai rencana,

Kemudian waktu masuk kuliah pada bulan Agustus langsung dimanfaatkan dengan mengadakan berbagai kegiatan. Banyaknya kegiatan tidak berbanding lurus dengan partisipasi anggotanya, hal itu pun menjadi persoalan yang menghantui kepengurusan BP Melesat. Agustus-November merupakan masa terpadat program kerja BP Melesat, karena di situlah warganya diharapkan bisa banyak berpartisipasi. MPAB (kaderisasi HMP) juga menjadi perhatian di kala itu yang memelukan banyak sumber daya anggota. Masalah besar pun muncul lagi dimana ketika pelantikan digagalkan akibat performa anggota muda yang dirasa belum layak, disamping itu terjadi ketidakharmonisan dalam kepanitiaan MPAB itu sendiri. Hal ini menimbulkan banyak pertanyaan yang kemudian kami menyelesaikannya dengan membentuk Panitia Khusus untuk melanjutkan kaderisasi. Kejadian ini juga menimbulkan dampak pada program kerja lainnya menjadi mundur, sehingga harus diatur sedemikian rupa agar bisa sesuai dengan rencana di awal.

Setelah ada anggota baru yang masuk, kami melanjutkan kegiatan di HMP dengan berbagai program kerja peningkatan kapasitas dengan tujuan untuk mengaktualisasikan diri. Kegiatan pelatihan kepemimpinan, kajian, riset, pengabdian masyarakat dan sebagainya pun dilakukan pada masa itu. Acara-acara internalisasi pun dilakukan dengan tujuan untuk mendekatkan antar angkatan, terutama angkatan yang akan mengurus selanjutnya. Namun lagi-lagi terkendala oleh partisipasi warganya yang tidak tinggi. Kemudian kepengurusan kami pun ditutup dengan aktualisasi satu HMP melalui acara "Bandung City Forum" yang mengundang beberapa pakar untuk berdiskusi mengenai persoalan di Kota Bandung serta menjadi sarana kami untuk menunjukkan karya-karya kami (riset HMP dan publikasi tulisan Jurnal The Planners), serta karya-karya mahasiswa di perkuliahan seperti Maket Kawasan Fungsional dan tugas paper perkuliahan.

Dari luar mungkin kami sebagai BP tidak terlihat ada masalah, tetapi sebetulnya banyak sekali masalah yang dihadapi baik itu masalah internal (salah paham, sakit hati, benci, dll) maupun eksternal yang tidak terprediksi. Mungkin jika kami tidak peduli satu sama lain, akhir dari kepengurusan kami akan menjadi hal yang melegakan, selayaknya terlepas dari beban. Namun, akhir dari kepengurusan kami menjadi satu hal yang menyedihkan, dimana kami sudah tidak bisa saling menyemangati satu sama lain, bercanda bareng, rebut-rebutan jadwal untuk proker, bete-betean, nangis bareng, dan lain-lain. Karena pada dasarnya BP itu adalah kesatuan (mirip Power Rangers, mereka secara individu punya warna yang beda-beda tapi jika bersatu akan menjadi robot raksasa yang sangat kuat *maaf analogi yang jelek mungkin ya haha*)

Saya bersyukur bisa dipertemukan dengan kalian, bisa mengenal kalian, dan bisa kerja kurang lebih setahun lamanya bersama kalian. Mungkin akan banyak waktu dimana saya akan mengingat masa-masa BP ketika saya dilanda masalah nantinya, karena saya belajar banyak dari kalian. Terima kasih sudah menjadi bagian dalam cerita hidup saya ya teman-teman sekalian.


This is not the end guys! There are many things that we should achieve, individually and also together. Probably next time we will meet again in the future as a team (hopefully in the greater environment). See you again BP HMP Melesat :D


June 27, 2012

Improvement and Changes

Perubahan merupakan sesuatu hal yang secara sadar maupun tidak sadar akan kita alami pada kehidupan kita dalam waktu-waktu tertentu. Perubahan dapat terjadi ke arah yang positif ataupun ke arah yang sebaliknya. Seperti yang dikatakan pada Teori Evolusi Darwin, manusia mengalami tahapan-tahapan perubahan dalam kehidupannya (hehe ga nyambung)

Berbicara mengenai perubahan, sampai sekarang gue telah mengalami bayak perubahan-perubahan semenjak menginjak bangku perkuliahan di ITB pada tahun 2010 hingga sekarang sudah menyelesaikan semester 4 tingkat 2 di jurusan Planologi. Di ITB, kata kaderisasi dan himpunan sudah tidak asing di telinga mahasiswanya. Hari pertama masuk kuliah bahkan kita langsung menjalani yang namanya rangkaian kaderisasi terpusat ITB yang entah namanya OSKM, PROKM, atau INKM. Seluruh mahasiswa baru ITB mendapatkan materi-materi mengenai kemahasiswaan, budaya kampus, dan sebagainya. Hal tersebut merupakan tahap awal kaderisasi di ITB. Tahapan kaderisasi selanjutnya yaitu kaderisasi fakultas yang bertujuan uuntuk mengenalkan jurusan dan mengenalkan sedikit mengenai himpunan yang terdapat di dalamnya. Kemudian kaderisasi untuk memasuki himpunan alias osjur(ospekjurusan) yang merupakan kaderisasi untuk membentuk kader-kader yang sesuai dengan tujuan himpunan itu sendiri yang nantinya akan menjadi penerus berjalannya himpunan. Osjur ini pada output akhirnya kader-kader yang menjalaninya akan diturunkan nilai-nilai dan budaya yang dimiliki himpunan tersebut. Rangkaian kaderisasi yang disebutkan tadi merupakan kaderisasi formal yang ada di ITB

Selanjutnya setelah memasuki himpunan, banyak yang berpikir bahwa telah selesai kaderisasi yang harus dijalani namun hal tersebut salah. Walaupun tidak secara formal dikader, namun kita menjalani rangkaian kaderisasi informal baik di himpunan masing-masing dan juga di KM-ITB seperti menjalani kepanitiaan terpusat dan di himpunan serta menjalani proker divisi yang ada di himpunan. Kemudian tahap kaderisasi informal selanjutnya yaitu menjadi pengkader yang akan menurunkan nilai-nilai pada kaderisasi formal yang akan dijalani oleh mahasiswa baru selanjutnya. Hingga tahap kaderisasi selanjutnya yaitu menjadi penjaga nilai-nilai himpunan dan juga ITB. 

Kaderisasi di ITB menjadi salah satu hal yang paling mempengaruhi perubahan yang ada pada diri saya higga saat ini. Setelah menjalani rangkaian kaderisasi di ITB selama 2 tahun ini saya telah mengalami banyak perubahan baik pemikiran dan juga tindakan. Kalau kita kembali berkaca kepada saya saat baru memasuki lingkungan kampus ITB saya masih memikirkan diri sendiri dan cenderung egois dalam mengambil keputusan. Namun apabila dibandingkan dengan sekarang, saya sudah lebih peduli dengan lingkungan sekitar dan juga lebih menghargai waktu yang dimiliki dengan menjalani aktivitas sebaik-baiknya dan dapat mengambil keputusan yang telah dipikirkan dengan baik-baik. Tapi di luar hal tersebut saya masih perlu banyak belajar dan mengambil manfaat sebanyak-banyaknya dan memberi manfaat kepada orang lain dengan kemampuan yang saya miliki.

Hingga sekarang saya sudah mencapai tahap kaderisasi informal dan belajar untuk menurunkan nilai kepada adik-adik yang juga nantinya menurunkan nilai ke mahasiswa baru. Kalau kita lihat secara gambaran umum tadi ternyata di ITB ga cuma belajar akademik saja namun kita juga belajar dari segi kemahasiswaan dan berorganisasi. Banyak manfaat yang dapat kita ambil dari mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.  

Walaupun ada beberapa yang berpikiran sebagai mahasiswa tugas kita itu belajar belajar dan belajar (akademik), tapi menurut saya tugas mahasiswa itu belajar belajar dan belajar (seluas-luasnya) dan ambil serta berikan manfaat sebanyak-banyaknya baik kepada diri sendiri maupun kepada orang lain

"Dengan berpikiran seperti itu maka saya simpulkan bahwa selama bangku perkuliahan ini silahkan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dengan melakukan banyak kegiatan yang bermanfaat karena segala hal yang kita lakukan itu tidak ada yang sia-sia"

December 23, 2011

Sepenggal Kisah MPAB 2010

MPAB (Masa Penerimaan Anggota Biasa) merupakan ospek jurusan planologi ITB untuk memasuki HMP PL ITB (Himpunan Mahasiswa Planologi Pangripta Loka ITB). MPAB tahun ini berbeda dengan MPAB sebelum-sebelumnya karena terdiri dari dua fase. Fase 1 merupakan masa-masa dimana kita diberikan pembekalan calon anggota dengan mendapatkan materi dari senior-senior yang sudah berpengalaman serta bertujuan untuk mengetahui mengenai HMP, seperti asas, tujuan, AD/ART, Badan Pengurus, Dewan Perwakilan Anggota, Rapat Anggota, dan lainnya. Fase 2 itu tahap implementasi dari apa yang telah kita dapatkan selama MPAB fase satu dengan tujuan agar anggota muda mengetahui bangaimana rasanya ber-HMP sebelum nantinya mantap memilih HMP untuk beraktivitas.

Menurut gue MPAB beda banget dengan osjur-osjur pada umumnya di ITB. Di MPAB kita bener-bener dikasih pilihan untuk himpunan atau tidak. HMP tidak memaksakan keinginan seseorang dan setiap orang bebas memilih prioritasnya. Kami tidak diajarkan kebersamaan yang bodoh dalam menjalani MPAB ini dan kami semua menyadari kalau semua orang memiiki hak dan keinginannya masing-masing. Tugas kita di sini sebagai taman dan keluarganya yaitu membantu dalam memilih apa yang menjadi keinginannya dan terus mendukung apapun yang terjadi baik dan buruk kedepannya. 

Banyak manfaat yang gue peroleh sebagai individu maupun sebagai satu angkatan selama keberjalanan MPAB. Kami yang pada awalnya belum mengenal akhirnya dapat mengenal satu sama lain dan jadi makin dekat. Kemudian kami yang tadinya apatis menjadi peduli dengan angkatan, dan masih banyak lagi perubahan-perubahan yang kami alami. Kami yang tadinya hanya memikirkan kuliah dan main sekarang jadi peduli dengan masalah-masalah sekitar, kemudian kami juga jadi lebih matang dari segi pemikiran kami dan menjadi lebih terbuka dalam mengemukakan pendapat.

Menurut apa yang telah gue rasakan sekarang, manfaat MPAB dua fase sangat banyak, terutama saat kami satu angkatan planologi 2010 telah dilantik menjadi anggota HMP. Kami menjadi tidak canggung lagi untuk berkumpul dengan senior-senior sehingga dapat bekerja sama dengan baik. Hal tersebut dikarenakan masa-masa canggung telah dilewati pada saat fase 2. Kemudian kami juga menjadi lebih mengerti apa yang harus dilakukan saat di HMP karena pada saat fase 2 kami telah mengetahui lebih jauh dan menjalani beberapa proker serta mengenal lebih jauh mengenai Badan Pengurus HMP.

Selama sekitar 1 bulan kami telah dilantik menjadi Anggota Biasa HMP, gue melihat beberapa perubahan dari teman-teman planologi 2010. Gue saat ini magang di divisi MSDA melihat bahwa teman-teman yang sedang magang di divisinya masing-masing memiliki perubahan baik dalam pola pikir maupun tindakan. Anak-anak divisi kesenatoran, yang tadinya tidak peduli permasalahan sekitar menjadi lebih kritis dalam menanggapi masalah-masalah yang ada di sekitar. Lalu anak-anak divisi internal, yang tadinya ke sekre cuma buat ngerjain tugas kuliah atau main-main sekarang jadi selalu kumpul buat persiapan Pesta Bersinar dan juga makin deket satu sama lainnya. Terus anak-anak divisi senior juga yang tadinya jarang ke sekre jadi sering ke sekre dan jadi lebih berbaur dengan yang lainnya. Masih banyak perubahan-perubahan yang gue rasakan dari temen-temen semua. Walaupun ada beberapa temen yang kelempar pilihannya untuk magang kali ini, tapi kalo gue liat semuanya udah mau berusaha yang terbaik dari diri mereka buat HMP. 

Walaupun kita udah 1 bulan dilantik, tapi ini merupakan awal kita dalam beraktivitas dan berkontribusi di HMP. Masih banyak hal-hal yang akan kita lakukan untuk HMP dan itu butuh perjuangan yang ga sedikit dari kita. MPAB cuma fasilitator untuk kita agar kita lebih siap untuk ber-HMP kedepannya. Yang menentukan kita berhasil atau tidak nantinya adalah diri kita sendiri. Jangan pernah mikir bahwa kita mau biasa-biasa aja di HMP, buktikan bahwa kita semua BISA membuat HMP berprestasi.

Semerah darah sebening air mata
Itu semboyan Kita
Majulah maju pantang menyerah
Sebelum kita menang! kita menang!
Ingatlah selalu akan tugas wajibmu
Tetap insyaf dan sadar
Junjunglah selalu kebanggaan kita
Pangripta Loka tetap jaya!
HMP! HMP! HMP!