Melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi (Master/PhD
Degree) sudah menjadi salah satu pilihan ketika kita lulus kuliah. Persaingan
yang semakin ketat untuk mendapatkan beasiswa penuh pun menjadi tantangan
ketika kita memilih untuk melanjutkan kuliah ke Luar Negeri. Semakin banyak
lembaga yang menyediakan pendanaan untuk beasiswa, namun semakin banyak pula orang yang
berbondong-bondong mendaftar. Mulai dari beasiswa yang berasal dari Indonesia
seperti LPDP, DIKTI, Bappenas, Kominfo, dll hingga beasiswa yang berasal dari luar
negeri seperti Chevening, Fullbright, Australia Scholarship Awards, World
Bank, dll. Untuk sekedar memberikan gambaran, saya akan menceritakan
tahap-tahap untuk menggapai studi di Luar Negeri, khususnya yaitu mengenai
studi di Belanda.
Belanda merupakan salah satu negara yang paling banyak diminati
oleh orang Indonesia untuk melanjutkan kuliah. Letaknya yang berada di European
Union dan menawarkan banyak sekali studi dengan bahasa Inggris menjadi hal yang
sangat menarik terutama bagi yang mengincar traveling ketika
kuliah. Bukan hanya itu, Belanda juga menawarkan banyak program dan universitas
yang sangat bagus dengan pendidikan standar internasional. Beberapa
universitasnya masuk ke dalam 100 besar universitas terbaik (lihat http://www.topuniversities.com/where-to-study/region/europe/top-universities-europe dan http://cwur.org/2015/netherlands.html)
dan Belanda pun memiliki reputasi yang sangat baik terkait dengan risetnya.
Belanda merupakan negara yang paling banyak
menawarkan beasiswa. Setiap beasiswa memiliki karakteristik dan syarat yang
berbeda-beda tergantung dengan apa yang ingin dicapai oleh lembaga tersebut.
Berikut beberapa informasi beasiswa yang dapat digunakan untuk studi di Belanda
bagi masyarakat umum (tidak termasuk beasiswa PNS).
1. StuNed
5. LPDP
Studi di Belanda dengan Beasiswa NFP
(berdasarkan pengalaman pribadi)
NFP merupakan beasiswa yang berasal dari Nuffic
Belanda, yang memiliki misi untuk mengembangkan kapasitas organisasi di NFP countries.
Beasiswa ini hanya berlaku untuk lembaga-lembaga yang dianggap tidak mampu
untuk membiayai pegawainya untuk berkuliah (misalnya tidak untuk orang yang
bekerja di lembaga internasional, lebih detailnya bisa dibaca dalam website).
Beasiswa ini juga hanya melalui penilaian dokumen saja jadi pastikan anda mengisi aplikasi anda dengan baik. Persaingan beasiswa ini
cukup ketat karena berlaku untuk 51 negara termasuk Indonesia. Namun hal
tersebut jangan dijadikan hambatan, karena apabila kita serius untuk
mendapatkan beasiswa tersebut pasti ada jalan. Berikut merupakan tahapan
penting yang perlu dipahami untuk studi di Belanda melalui beasiswa NFP:
1.
Mempersiapkan persyaratan untuk mendaftar kuliah
Untuk persyaratan sendiri biasanya berbeda-beda untuk setiap
universitas dan program yang ditawarkan (bisa dilihat di https://www.studyfinder.nl/ atau
di website universitas masing-masing). Walaupun berbeda, tetapi ada beberapa
persyaratan yang perlu dipersiapkan untuk master degree.
·
Ijazah dan transkrip nilai yang telah ditranslate
·
Skor bahasa Inggris IELTS (pada umumnya minimal 6 atau 6,5) atau
TOEFL iBT (pada umumnya minimum 80 atau 90)
·
Motivation statement
·
Recommendation letter (biasanya 2 buah)
2.
Mendaftar ke universitas pilihan
Untuk periode
pendaftaran tidak sama untuk setiap universitas, namun pada umumnya untuk studi
di Belanda dibuka sepanjang tahun (untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada
website universitas masing-masing). Untuk prosedurnya biasanya kurang lebih
sama, hanya mengisi form secara online yang telah disediakan oleh pihak universitas
serta meng-upload persyaratan secara online. Setelah mendaftar,
yang selanjutnya dilakukan yaitu menunggu konfirmasi oleh pihak universitas
apakah anda diterima atau tidak. Biasanya kurang lebih 1 bulan lamanya
tergantung universitas tempat anda mendaftar.
3.
Mendaftar beasiswa NFP
Selagi anda mendaftar ke universitas yang anda inginkan, anda bisa
mulai mempersiapkan persyaratan untuk mendapatkan beasiswa. Pada umumnya
persyaratan utama yang diminta kurang lebih sama dengan mendaftar kuliah, Namun
untuk beasiswa NFP memberlakukan syarat dimana anda harus diterima terlebih
dahulu di universitas (mendapatkan Letter of Acceptance).
Pendaftaran beasiswa NFP biasanya hanya dibuka selama kurang lebih 1 bulan
(harus dicek pada website universitas masing-masing karena deadline-nya kadang
suka berbeda). Jadi agar persiapan aman, maka anda harus sudah diterima oleh
universitas sebelum pendaftaran NFP dibuka (misalnya pendaftaran dibuka bulan
april, maka anda sebaiknya maksimal mendaftar ke universitas pilihan anda pada bulan februari sehingga bulan
maret sudah ada hasilnya).
Ketentuan beasiswa NFP tahun 2015 berbeda dengan tahun sebelumnya,
dimana persyaratan pengalaman kerja minimal sudah tidak ada (namun bukan
berarti tidak penting). Yang penting untuk dipersiapkan dalam mendaftar
beasiswa NFP yaitu:
-
Employer statement
Employer statement merupakan syarat penting yang perlu diperhatikan karena beasiswa
ini mengincar pengembangan organisasi. Sehingga statement dari
organisasi tempat kita bernaung sangat penting untuk dapat meyakinkan pihak
pemberi beasiswa. Usahakan agar tujuan anda untuk kuliah dapat memberikan
kontribusi nyata pada organisasi anda.
-
Motivation
Motivation ini bukan berbentuk surat pada umumnya tetapi menjawab
pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh pihak pemberi beasiswa NFP.
Pertanyaannya yaitu
1. What is the issue or problem you want to
address in your country?
2. How will this course enable you to address this
issue?
3. How will you address this issue with your
position within your organisation?
Jawablah pertanyaan-pertanyaan tersebut sesuai dengan program yang
kalian akan ambil di universitas pilihan anda karena universitas juga akan
menilai form anda. Proses penilaian beasiswa ini terbagi menjadi dua tahapan
besar yaitu penilaian oleh pihak universitas dan penilaian oleh kementrian luar
negeri belanda. Untuk lebih lengkapnya mengenai prosedur dapat dibaca di sini dan mengenai penilaian dapat dibaca
di sini.
4.
Menunggu hasil dengan terus berdoa
Setelah seluruh proses pendaftaran selesai, hal yang kemudian
dilakukan hanyalah menunggu kurang lebih 1-2 bulan lamanya dari deadline
pendaftaran beasiswa NFP. Perlu diingat bahwa pengumuman hasil akan
diinformasikan oleh pihak universitas masing-masing dan tidak serentak. Jadi
anda tidak perlu panik ketika ada teman yang berbeda universitas dengan anda
mendapat informasi lebih dulu dibanding anda. Namun pemberian informasi ini
hanya untuk yang diterima saja, jadi ketika sudah hampir 3 bulan anda belum juga
mendapatkan kabar, maka anda mungkin tidak diterima. Namun kembali lagi ke
penjelasan awal bahwa sangat banyak beasiswa yang ditawarkan untuk studi di
Belanda, cobalah mendaftar yang sesuai dengan kriteria anda dan persiapkan
dengan baik. Kalau anda terus berusaha pasti akan ada jalan di kemudian hari.
Selamat berjuang untuk mengejar studi di
Belanda!
Tessa Talitha
ISS, Erasmus University Rotterdam (2015-2016)






