October 4, 2009

Our Future

Jika kita bicara tentang masa depan pasti ga jauh2 dari apa yang belum terjadi kan? *yaiyalah tes, anak bayi baru lahir juga tau

nah kemaren pas hari jumat dan sabtu anak2 persada 78 *yang cewe terutama* sedang membicarakan tentang masa depan. masa depan itu ga lain dan ga bukan tentang perkuliahan beserta jurusan yang ingin diambil sekaligus diselingi dengan gosip2 yang tidak bisa disebut haha

nah kesimpulan dari keinginan anak2 itu adalah:
eskha : KEDOKTERAN .kalo bukan kedokteran ngga mau
florida: KEDOKTERAN GIGI ."doain gue doong" iya gue doain kok flo hehe
tessa : TEKNIK ARSITEKTUR .dari dulu juga pengen jadi arsitek
amel : TEKNIK ELEKTRO/TEKNIK INDUSTRI .yg satu ini udh ga latian lagi skrg huhu
geby : KEDOKTERAN juga .hem spertinya jurusan favorit anak basket
ranti : KEDOKTERAN juga .yg satu ini pengennya kedokteran UNAIR
pipin : KEDOKTERAN GIGI . lagi lagi kedokteran walupun gigi sih
stella : TEKNIK INDUSTRI .bener ga ya? gue lupa, pokoknya teknik deh

ternyata tidak disangka2 jurusan yang diinginkan hampir sama ya. emang mungkin sehati kali anak2nya. hahaha

oiya lanjuut, setelah membahas jurusan-pun kita lanjut ngomong tentang masa depan persada dan anggotanya, karena sepertinya akan ada beberapa orang penerus AMALIA BETA NOVIANA ANYORI yang hengkang dari latian.
hem gue sebenernya pengen mereka jangan hengkang walaupun gue juga tau mereka pengen usaha yang terbaik demi masa depan mereka *gue jadi mellow gini
pasti merekapun udah mikir mateng2 tentang ini, mungkin memang itu yang mereka butuhkan sebagai slah satu batu loncatan untuk masa depan mereka *waduuh

.demo ekskul.
.beloved sekre.


yaa okelah walaupun dengan anggota seadanya, gue berharap persada bisa lebih baik lagi dalam segi prestasi maupun organisasinya.

Semoga semua mendapatkan apa yang menjadi keinginannya kelak. amin

3 comments:

  1. tessaaaa gue follow dan link balik okaay. maaci ya tes :)

    ReplyDelete
  2. @pica: iya sama2 pica
    @kacum: ahaha yoi dah kacum. main2 lagi dong ke 78 huehee

    ReplyDelete